LINK PEDAL PARTY (Unsupported Ride, Unlimited Possibilities)
Mohon dibaca, dipahami, dan dipatuhi secara saksama. Dengan mendaftar dalam event ini, peserta dianggap telah menyetujui seluruh aturan yang berlaku di bawah ini.
1. Prinsip Dasar: Mandiri (Unsupported)
- Mandiri Sepenuhnya: Event ini mengusung konsep unsupported ride. Artinya, setiap peserta harus menyelesaikan rute secara mandiri tanpa bantuan dari luar yang bersifat eksklusif.
- Larangan Support Car/Tim Mekanik: Peserta dilarang keras membawa atau diikuti oleh mobil/motor support pribadi di sepanjang rute. Segala bentuk bantuan mekanik, logistik, atau medis dari tim pribadi hanya boleh dilakukan di titik Check Point (CP) resmi yang telah ditentukan panitia, bukan di pinggir jalan selama rute berlangsung.
- Bantuan yang Diperbolehkan: Peserta diperbolehkan membeli makanan/minuman di toko kelontong/minimarket, memanfaatkan bengkel sepeda lokal di pinggir jalan, atau menggunakan fasilitas umum yang tersedia untuk seluruh peserta di sepanjang rute.
- Sanksi: Peserta yang kedapatan dikawal, diikuti, atau menerima bantuan dari kendaraan pribadi di luar CP akan langsung didiskualifikasi (DSQ).
2. Kategori Jarak & Batas Waktu (Cut-Off Time / COT)
Setiap peserta wajib menyelesaikan rute dan melakukan stempel/registrasi di setiap Check Point sebelum batas waktu yang ditentukan:
- Medium Class (135 Km): Batas waktu total penyelesaian rute adalah 12 Jam sejak garis start dibuka.
- Long Class (230+ Km): Batas waktu total penyelesaian rute adalah 16 Jam sejak garis start dibuka. (Detail COT untuk masing-masing Check Point akan diupdate pada panduan rute/Rider's Handbook).
3. Perlengkapan Wajib (Mandatory Gears)
Demi keselamatan selama melintasi wilayah Barlingmascakep, setiap sepeda dan peserta wajib dilengkapi dengan:
- Helm Sepeda: Wajib standar internasional dan terpasang dengan benar selama bersepeda.
- Sistem Pencahayaan:
- Minimal 1 lampu depan berwarna putih terang (disarankan membawa cadangan/powerbank).
- Minimal 1 lampu belakang berwarna merah (mode konstan/berkedip).
- Atribut Reflektif: Rompi reflektif (high-visibility vest) atau reflective band yang wajib dipakai saat bersepeda di malam hari, subuh, atau kondisi jarak pandang terbatas.
- Navigasi: Peserta wajib memiliki alat navigasi mandiri berupa Cyclocomp berbasis GPS (Garmin, Wahoo, Bryton, dll) atau aplikasi navigasi di smartphone (Komoot, Strava) yang sudah diunduh file GPX rutenya. Panitia tidak menyediakan petunjuk arah fisik di jalanan.
- Alat Reparasi Mandiri: Ban dalam cadangan, pompa mini, multi-tools, dan alat tambal ban.
4. Rute, Navigasi, dan Check Point (CP)
- Kepatuhan Rute: Peserta wajib mengikuti jalur resmi file GPX yang disediakan oleh panitia. Memotong rute atau mengambil jalan pintas akan mengakibatkan diskualifikasi.
- Validasi CP: Peserta wajib membuktikan kehadiran di setiap Check Point (baik berupa stempel pada Brevet Card, foto di lokasi tertentu, atau pencatatan digital) sesuai instruksi teknis dari panitia. Kehilangan Brevet Card atau gagal melakukan check-in di CP otomatis membuat peserta dianggap tidak menyelesaikan event (DNF).
5. Kelayakan Sepeda & Kondisi Fisik
- Kondisi Sepeda: Segala jenis sepeda pedal manusia (Road, Gravel, MTB, Folding Bike) diperbolehkan, asalkan dalam kondisi prima dan memiliki sistem pengereman yang berfungsi dengan baik. Penggunaan sepeda listrik (E-Bike) tidak diperkenankan.
- Kesehatan Fisik: Peserta bertanggung jawab penuh atas kondisi kesehatan dan fisiknya masing-masing. Endurance ride jarak jauh memiliki risiko fisik yang tinggi. Peserta diwajibkan menandatangani Surat Pernyataan Pelepasan Tanggung Jawab (Waiver Form) saat pengambilan Race Pack.
6. Lalu Lintas & Etika Bersepeda
- Jalan Raya Terbuka: Event ini dilaksanakan di jalan raya umum yang tidak steril dari kendaraan lain. Peserta wajib mematuhi seluruh peraturan lalu lintas yang berlaku di Indonesia.
- Etika: Bersepedalah dengan beriringan maksimal 2 jajar (jika kondisi jalan memungkinkan) dan utamakan keselamatan diri sendiri serta pengguna jalan lainnya. Berbagi angin (drafting) diperbolehkan hanya sesama peserta resmi event.
7. Pengunduran Diri (DNF / Did Not Finish)
- Jika peserta memutuskan untuk mengundurkan diri di tengah jalan karena kelelahan, cedera, atau kerusakan sepeda, peserta wajib melapor kepada panitia melalui kontak darurat yang disediakan.
- Panitia tidak menyediakan kendaraan evakuasi (sweeper) untuk menjemput peserta yang menyerah, kecuali dalam kondisi darurat medis yang mengancam nyawa. Proses evakuasi mandiri menuju titik aman/hotel adalah tanggung jawab penuh peserta.
8. Hak Cipta & Dokumentasi
DS LINK (Depo Pelita Grup) selaku penyelenggara memiliki hak penuh atas penggunaan foto, rekaman video, serta dokumentasi audio dari seluruh peserta selama event berlangsung untuk keperluan promosi, publikasi, atau kebutuhan komersial lainnya tanpa kompensasi finansial kepada peserta.
9. Keadaan Memaksa (Force Majeure) & Pembatalan Event
- Definisi Force Majeure: Yang dimaksud dengan Keadaan Memaksa (Force Majeure) adalah kejadian-kejadian di luar kendali manusia dan panitia yang dapat memengaruhi jalannya event, termasuk namun tidak terbatas pada: bencana alam (gempa bumi, tanah longsor, banjir bandang, erupsi gunung berapi), cuaca ekstrem, kebakaran, huru-hara, aksi terorisme, pemogokan massal, wabah penyakit/pandemi, atau adanya kebijakan/larangan resmi dari pemerintah daerah di wilayah Barlingmascakep terkait izin keramaian dan jalan raya.
- Hak Panitia: Jika terjadi kondisi Force Majeure sebelum atau saat event berlangsung, DS LINK selaku penyelenggara berhak untuk:
- Mengubah, memotong, atau mengalihkan rute demi keselamatan peserta.
- Menunda jam start atau menghentikan event secara sepihak di tengah jalan.
- Menjadwalkan ulang (reschedule) tanggal pelaksanaan event.
- Kebijakan Pengembalian Dana (Refund): Jika event terpaksa dibatalkan atau ditunda akibat Force Majeure, biaya pendaftaran yang sudah dibayarkan tidak dapat dikembalikan (non-refundable). Panitia akan mengompensasikannya dalam bentuk pengiriman race pack/merchandise resmi atau kebijakan lain yang akan diumumkan kemudian.
10. Asuransi, Cedera, dan Tanggung Jawab Hukum
- Risiko Mandiri: Peserta menyadari sepenuhnya bahwa bersepeda jarak jauh (120+ Km & 240+ Km) di jalan raya yang terbuka adalah aktivitas yang berisiko tinggi terhadap cedera fisik, dehidrasi, kelelahan ekstrem, kerusakan properti, hingga kematian.
- Pelepasan Tuntutan Hukum: DS LINK (Depo Pelita Grup), seluruh staf panitia, sponsor, dan mitra yang terlibat bebas dari segala bentuk tuntutan hukum, klaim ganti rugi, atau gugatan atas kehilangan, kerusakan sepeda/perlengkapan, cedera fisik, atau kecelakaan fatal yang dialami peserta selama perjalanan menuju, saat pelaksanaan, hingga setelah event selesai.
- Asuransi Pribadi: Panitia hanya menyediakan jaminan asuransi kecelakaan standar/dasar (jika ada, sesuai kebijakan pendaftaran). Peserta sangat disarankan untuk memiliki asuransi kesehatan atau asuransi jiwa pribadi yang aktif dan mencakup kegiatan olahraga ekstrem/daya tahan (endurance sports).
11. Sanksi atas Kecurangan & Pelanggaran Etika
- Larangan Keras: Selain penggunaan kendaraan pengawal (support car), peserta dilarang keras melakukan kecurangan seperti berpindah kategori di tengah jalan tanpa izin, menggunakan identitas/nomor peserta orang lain (joki), atau menggunakan moda transportasi lain (masuk ke mobil/motor) untuk memotong rute.
- Sanksi Sosial & Blacklist: Peserta yang terbukti curang tidak hanya akan didiskualifikasi (DSQ) dari LINK PEDAL PARTY tahun ini, tetapi namanya akan dicatat dalam daftar hitam (blacklist) untuk event-event garapan DS LINK di masa mendatang.